Ubisoft Filipina memainkan peran penting dalam pengembangan Bendera Hitam Assassin’s Creed Disinkronkan Ulangberkontribusi dalam desain game, pemrograman, animasi, audio, seni, desain level, dan jaminan kualitas.
Pembuatan ulang modern dari petualangan bajak laut terkenal tahun 2013 ini menandai proyek terbesar Ubisoft Filipina hingga saat ini. Ini juga hadir saat studio merayakan hari jadinya yang ke-10 pada tahun 2026 dan mewakili kontribusinya yang ke-13 pada judul AAA utama.
Dikembangkan bersama studio utama Ubisoft Singapura dan beberapa tim Ubisoft lainnya di seluruh dunia, Bendera Hitam Disinkronkan Ulang membawa pemain kembali ke Zaman Keemasan Pembajakan dan perjalanan Edward Kenway.
Pengembang Filipina Mengambil Kepemilikan Fitur Utama
Ubisoft Filipina dipercaya untuk mengerjakan beberapa bagian penting dari remake tersebut, termasuk sistem gameplay Forts dan Harpooning.
Tim Filipina juga membantu mengembangkan lokasi-lokasi utama seperti Kingston, Port Royale, dan Long Bay. Kontribusinya meluas ke misi cerita utama, Perburuan Templar, Kontrak Assassin, dan penceritaan lingkungan yang ditemukan sepanjang permainan.
Produser Asosiasi Alfonse Angliongto memimpin pengerjaan proyek oleh tim Filipina, yang mengharuskan studio bertanggung jawab penuh untuk menyampaikan beberapa bagian permainan.
Menurut Ubisoft Filipina, tim dengan cermat mempelajari masukan dari penggemar, ulasan, diskusi online, dan penelusuran gameplay sebelum membangun kembali pengalaman tersebut. Tujuannya adalah untuk melestarikan apa yang disukai pemain dari game aslinya sambil meningkatkan area yang dapat memanfaatkan teknologi dan desain modern.
Membangun Kembali Karibia Dengan Teknologi Modern
Studio Filipina membantu menata ulang beberapa lokasi game di Karibia menggunakan teknologi visual baru yang tidak tersedia secara luas saat game aslinya diluncurkan pada tahun 2013.
Kemajuan ini mencakup Rendering Berbasis Fisik untuk material yang lebih realistis, Iluminasi Global Ray-Traced untuk pencahayaan dan bayangan yang lebih baik, dan teknologi Micropolygon untuk detail lingkungan yang lebih baik.
Tim juga menambahkan cerita lingkungan yang lebih kecil untuk membuat dunia terasa lebih hidup. Di Kingston, pemain mungkin melihat penduduk mencari tempat berteduh di bawah beranda, mencuci pakaian di tepi sungai, atau menjalani rutinitas sehari-hari.
Tim Audio selanjutnya mendukung pengalaman menggunakan studio 5.1 Surround Sound milik Ubisoft Filipina, menciptakan suara lingkungan berlapis yang dirancang untuk membuat eksplorasi dan misi terasa lebih mendalam.
Benteng dan Harpooning Menerima Peningkatan Besar
Fitur Forts diperluas untuk membuat serangan terasa lebih dinamis dan terhubung dengan kru Edward.
Setelah menonaktifkan pertahanan benteng, pemain sekarang harus merapat ke Jackdaw dan menyerbu area tersebut bersama kru mereka. Beberapa perompak akan bergabung dalam pertempuran, sementara yang lain mungkin memprioritaskan penjarahan dan penjarahan.
Komandan benteng juga melakukan lebih banyak perlawanan daripada di game aslinya. Kru Edward kini membantu membuka paksa ruang perang sebelum sang komandan mengambil keputusan terakhir, memberikan kesimpulan yang lebih kuat pada setiap penangkapan yang berhasil.
Harpooning juga didesain ulang dengan gerakan yang lebih berbasis fisika. Tali sekarang merespons secara dinamis terhadap bidikan Edward, pergerakan perahu, target, dan jarak di antara keduanya.
Programmer dan animator Ubisoft Filipina bekerja sama untuk membuat aktivitas ini terasa lebih bersifat fisik dan reaktif dibandingkan versi aslinya.
Tim QA Filipina Membantu Melindungi Warisan Aslinya
Tim QA Filipina juga memainkan peran penting dalam memastikan bahwa remake tersebut tetap sesuai dengan semangat aslinya Bendera Hitam.
Bagi tim, menguji permainan bukan hanya tentang mengidentifikasi masalah teknis. Ini juga berarti melindungi pengalaman yang diingat dan dihargai oleh penggemar lamanya.
Dengan melibatkan pengembang dari berbagai disiplin ilmu, Ubisoft Filipina membantu membentuk sisi teknis dan kreatif Bendera Hitam Assassin’s Creed Disinkronkan Ulang.
Proyek ini menyoroti semakin besarnya kontribusi pengembang Filipina terhadap produksi game internasional berskala besar dan menandai tonggak sejarah lain bagi Ubisoft Filipina setelah satu dekade berkecimpung di industri lokal.
Bendera Hitam Assassin’s Creed Disinkronkan Ulang kini tersedia di PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC.
